Jakarta, GATRAnews - Tubagus Chairi Warhana alias Wawan menangis saat kuasa hukum Adnan Buyung Nasution, menanyakan uang Rp 1 milyar yang diberikan kepada Akil Mochtar selaku Ketua Mahkamah Konstitusi (MK).
Wawan menangis saat menjalani pemeriksaan sebagai terdakwa dalam kasus korupsi penanganan sengketa pilkada Lebak, Banten, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (19/5), saat Adnan menyoal dana Rp 1 milyar yang disebut Wawan sebagai 'bantuan' kepada Amir Hamzah melalui Susi.
"Yang Rp 1 milyar itu gagasan siapa?" ucap Adnan kepada kliennya. Wawan tak lekas menjawab pertanyaan itu, ia malah diam sejenak dan menangis. Kemudian dia menjawab, "Saya sudah katakan tadi, saya sejak awal sudah dijebak oleh Amir. Saya memberikan bantuan karena saya tertekan oleh permintaan Susi," ucapnya.
Kemudian adik kandung gubernur Banten nonaktif Ratu Atut Chosiyah ini melanjutkan jawabannya, "Cuman saya tidak tahu awalnya, apakah dari Amir atau Susi. Tapi kalau tidak dari Amir atau Susi. Jadi...," katanya sambil menahan tangis.
Adnan meminta ketegasan kliennya siapa awalnya yang meminta 'bantuan' Rp 1 milyar itu. Kali ini Wawan langsung menyebut nama Amir Hamzah ! sebagai orang yang meminta bantuan kepadanya. "Yang minta bantuan itu Sodara Amir, pertama tanggal 29 (Oktober 2013) di Ritz Carlton," ucapnya.
Meski telah memberikan Rp 1 milyar, Wawan berkilah bahwa tidak menyetujui bantuan itu, karena Amir selaku calon bupati Lebak tidak menceritakan secara detil untuk apa uang itu. Menurutnya, Amir hanya mengaku tengah mengurus perkara di MK.
"Saya tidak setuju pada pertemuan itu. Ya saat itu kan suadara Amir sampaikan dia sedang urus sengketa di MK," ujarnya. (IS)
Berita Lainnya :
Source : http://www.gatra.com/hukum-1/53011-wawan-nangis-ditanya-soal-rp-1-m.html