Thomas Harming Suwarta - 06 Mei 2014 22:32 wib
RELATED TOPIC
Metrotvnews.com, Jakarta: Kecewa karena gaji belum dibayarkan selama empat bulan, sebanyak 150 orang pegawai perusahaan mitra UPT Pesisir dan Pantai Dinas Kebersihan DKI Jakarta mogok kerja. Mereka berhenti operasi dan memarkirkan kendaraannya di kantor PT Orcalindo Lamtama Mandiri, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (6/5/2014).
Mereka terdiri dari sopir, kernet truk, operator shovel, pengawas dan tenaga kebersihan. Ada sebanyak 43 truk diesel dengan kapasitas 8 kubik, 10 truk tronton 24 kubik dan 7 unit shovel setop beroperasi.
"Sejak Januari lalu gaji kita belum dibayarkan. Makanya kita akan menuntut hak sampai ada kejelasan," ujar salah seorang pekerja, Joshua, 52, Selasa.
Menurut dia, untuk menutupi biaya hidup, dia dan kawan-kawannya kerap meminjam dari perusahaan. Namun, karena tidak ada kejelasan kelanjutan perpanjangan kontrak dengan Pemprov DKI, perusahaan tidak lagi memberi pinjaman.
Sementar! a itu, perwakilan perusahaan PT Orcalindo Lamatama Mandiri, Anto, mengakui tidak lagi memberi pinjaman kepada para pekerja karena belum mendapat kejelasan kontrak lanjutan dengan Dinas Kebersihan. Perusahaan pun menyalahkan Dinas Kebersihan yang belum membayar sehingga gaji karyawan belum bisa dibayarkan.
"Memang belum dibayarkan oleh pihak Dinas (Gaji karyawan). Kita juga masih dalam proses lelang, jadi belum tentu kita rekanan lagi dengan Dinas kebersihan," ujarnya.
Wakil Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Isnawa Adji, membenarkan belum melunasi gaji para pegawai. Keterlambatan itu dikarenakan ada sistem keuangan yang harus dilalui.
"Ini kita sedang menunggu tahap pencairan. Paling lambat ya dua minggu lagi lah," katanya.
Menurut Isnawa, ada sekitar 8 ribu pegawai kebersihan lain di DKI Jakarta yang belum dilunasi gajinya. Pembayarannya tertahan karena anggaran APBD baru cair dalam waktu dekat ini.
"Kita sudah bersurat kepada Bapeda, bahwa ! persolaan sampah adalah fixed cost yang perlu rutin dibayarkan! . Ke depan kita mengusulkan ada anggaran insidentil yang siap untuk mebayarkan gaji mereka," tandasnya.
(Bob)
Source : http://news.metrotvnews.com/read/2014/05/06/238953/gaji-tidak-dibayar-pemprov-dki-pekerja-kebersihan-mogok