JAKARTA, FAJAR - Harga nikel pada kuartal pertama tahun ini menurun. Laba PT Vale Indonesia Tbk (INCO) ikut menyusut.
ADA USD36,248 juta keuntungan kotor Inco pada tiga bulan pertama 2014. Relatif tidak kecil. Namun dibanding periode sama tahun lalu yang tercatat sebesar USD58,355 juta, laba perseroan tergerus hingga 43 persen.
Produksi nikel 19.604 metrik ton sebenarnya meningkat ketimbang sebelumnya, 18.514 metrik ton. Namun, menurut Presiden Direktur Inco, Nico Kanter, harga nikel yang lebih murah dibanding tahun lalu membuat pendapatan menurun. "Namun, kami kini melihat ada tren naik lagi," beber Nico kepada wartawan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, kemarin. (zul)
Untuk Selengkapnya, Baca diHarian Fajar Edisi 8 Mei 2014
Source : http://www.fajar.co.id/bisnisekonomi/3238006_5664.html