Kamis, 08 Mei 2014

JK : Bank Century Salah Urus - Fajar

JAKARTA, FAJAR -- Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, menegaskan masalah utama Bank Century milik Robert Tantular yang ditetapkan sebagai bank gagal berdampak sistemik oleh Bank Indonesia (BI) itu, karena salah urus, salah manajemen.

Oleh karena itu, menurutnya bank yang saat ini bernama Bank Mutiara tersebut tidak layak dibantu dengan diberikan dana talangan hingga sebesar Rp6,7 triliun.

"Bank Century itu salah manajemen, bukan krisis. Kalau seperti itu ya tidak bisa dibantu," ucapnya saat bersaksi dalam sidang Budi Mulya di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis 8 Mei.

Kata dia, seharusnya Komite Stabilisasi Sistem Keuangan (KSSK) tidak menyetujui pemberian Penambahan Modal Sementara buat Bank Century. Sebab, jika hal itu dilakukan justru melanggar aturan.

"Jangankan blanket guarantee, jaminan biasa pun tidak bisa kalau missmanajemen," tandasnya.

Sebagaimana diketahui, dalam kesaksian Mantan Menteri Keuangan, Sri Mulyani di persidangan sebelumnya, salah satu alasan pemberian FPJP dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik karena adanya penarikan dana besar-besaran (rush) oleh nasabah Century di sejumlah daerah yang dikhawatirkan akan terjadi ketidakpercayaan nasabah dan menimbulkan gejolak perbankan, kepanikan dari pengusaha dan pasar modal yang khawatir akan imbas ditutupnya Bank Century. (indopos)

Source : http://www.fajar.co.id/nasional/3238498_5712.html