Jakarta, GATRAnews - Seorang mahasiswa anggota Poros Banten dilaporkan pingsan akibat baku hantam dengan jawara yang diduga pendukung Ratu Atut Chosiyah, yang sedang diadili di Pengadilan Tipikor, Jakarta, setelah aksi unjuk rasa di depan pengadilan tersebut berlangsung kisruh, Selasa (6/5).
Sebelum terjadi bentrokan, belasan mahasiswa Poros Banten yang mengenakan kaos merah menggelar aksi unjuk rasa mendesak pengadilan dan aparat hukum membongkar seluruh korupsi Atut dan kroninya, yang mereka nilai telah menyengsarakan warga Banten.
Mahasiswa sempat merangsek untuk memasuki gedung pengadilan tempat Ratu Atut disidang untuk pertama kalinya. Namun upaya tersebut berhasil digagalkan aparat kepolisian yang mengamankan jalannya persidangan.
Setelah pembacaan dakwaan terhadap Atut dibacakan dan sidang ditunda untuk dilanjutkan kembali pekan depan, sekitar pukul 12.00 WIB aksi semakin memanas. Pasalnya, saat Atut akan memasuki mobi tahanan untuk dibawa ke Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur, seorang mahasiswa melemparinya dengan botol air mineral, sehingga memicu bentrokan dengan jawara Atut.
Aparat kepolisian langsung mengambil tindakan, hingga akhirnya terjadi baku hantam antara mahasiswa dengan petugas polisi, dan akhirnya seorang mahasiswa jatuh! pingsan.
Mahasiswa mengaku tidak terima dengan aksi pemukulan yang menyebabkan salah seorang di antaranya tak sadarkan diri. Ada dua mahasiswa yang dipukuli, yakni Afifufin dan Deni. "Kita tidak terima, kita akan usut tuntas kasus ini," ujar Pesa, mahasiswa asal Universitas Padjajaran (Unpad).
Ia menegaskan, aksi mahasiswa ini untuk mengawal sidang perdana Ratu Atut. Pasalnya, politisi Golkar itu telah cukup lama menyengsarakan rakyat Banten. Selain itu, kehadirannya juga untuk mengimbangi masa Ratu Atut yang juga hadir dalam sidang.
"Kita tahu dia dengan kroninya sengsarakan rakyat Banten, lalu kita tahu yang hadir ini kan kroni Atut semua, jadi kita ingin mengimbangi," tandasnya.
Polisi kemudian membubarkan masa aksi dengan menggiringnya naik ke dalam Kopaja P20 dan memerintahkan segera meninggalkan gedung Pengadilan Tindak Pidana Korupsi. (IS)
Berita Lainnya :
Source : http://www.gatra.com/hukum-1/52187-seorang-mahasiswa-pingsan-bentrok-dengan-pendukung-atut.html